Kemdag Atur Nilai & Jenis dalam Transaksi Perbatasan

Kementerian Perdagangan terus merampungkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Perdagangan Perbatasan. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan mengatakan, proses penyelesaian beleid ini masih menunggu penetapan daftar barang yang bisa diperjualbelikan di perbatasan dan penetapan besaran transaksi maksimal. “Ada dua hal yaitu penetapan maksimal transaksi dan daftar barang yang bisa diperjualbelikan di perbatasan yang masih dikaji,” katanya, Senin (1/1).

Dalam draf RPP Perdagangan Perbatasan yang dikutip KONTAN dari situs resmi Kemdang menyebutkan, RPP tentang Perdagangan Perbatasan akan mengatur perdagangan yang akan dilakukan oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertempat tinggal di daerah perbatasan Indonesia dengan penduduk negara tetangga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Nantinya, perdagangan perbatasan ini dilakukan berdasarkan perjanjian bilateral sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Beleid ini juga akan syarat bagi WNI yang bisa melakukan transaksi pembelian barang di luar daerah pabean. Syaratnya adalah WNI tersebut wajib memiliki kartu identitas pelintas batas berupa pas lintas batas yang diterbitkan Kantor Imigasi. Selain itu juga memiliki kartu identitas lintas batas yang diterbitkan kantor pabean yang mengawasi pos lintas batas.

Sumber : Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: