STNK Ferrari Penunggak Pajak Diblokir

STNK Ferrari Penunggak Pajak Diblokir

Kepala Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Jakarta Barat Elling Hartono membekukan STNK mobil Ferrari berpelat B 1 RED. Pajak kendaraan mewah itu tidak bayarkan oleh pemiliknya.

Elling mengaku pihaknya sudah bertemu dengan Andi Firmansyah, yang tercantum sebagai pemilik kendaraan buatan Italia itu sesuai STNK. Namun, Andi membantah sebagai pemilik mobil itu.

Andi yang beralamat di Sukabumi Selatan, Kebonjeruk, Jakarta Barat, bersumpah hingga membuat surat perjanjian bila mobil itu bukan miliknya. Surat yang ditandatangani di atas materai itu otomatis memblokir STNK sedan Ferrari B 1 RED.

“Kami sudah blokir dokumen kepemilikan kendaraan Ferrari atas nama Andi Firmansyah. Kendaraan itu harus balik nama,” kata Elling, seperti diberitakan Media Indonesia, Senin, 29 Januari 2018.

Selanjutnya aparat memasang kuping untuk menemukan kendaraan tersebut. “Bila aparat di lapangan menemukan kendaraan itu, langsung tilang saja,” anjur dia.

Andi Firmansyah yang bekerja sebagai kepala keamanan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, punya dua mobil biasa yang diberikan kepada anaknya. Ternyata anaknya juga tidak membayarkan pajaknya.

“Tapi sekarang sudah membayarkan,” tukas Elling.

Sementara itu, penyamaran dokumentasi kendaraan menjadi celah untuk menghindari pembayaran pajak. Modus demikian telah menjadi praktik lama untuk menghindari kewajiban membayar pajak, pembelian barang ilegal, hingga pencucian uang.

Pengamat pajak Yustinus Prastowo mengatakan penyamaran kekayaan umumnya dilakukan dengan menggunakan nama orang lain. “Tujuannya agar jejaknya tidak diketahui dari kewajiban membayar pajak dan penelusuran KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi terkait LHKPN (laporan harta kekayaan pejabat negara)”.

Begitu juga halnya dalam kepemilikan mobil mewah, mayoritas mencantumkan nama orang lain sebagai pemilik. Biasanya, lanjut Yustinus, pemilik nama yang dipakai tidak banyak bertanya bahkan tidak tahu jika suatu hari harta/mobil itu berpindah tangan.

Menurut dia, mudah untuk melacak kendaraan mewah yang mengibuli pajak karena jumlahnya terbatas. Dalam kasus tunggakan pajak Ferrari B 1 RED yang sebelumnya dimiliki Ketua DPR Bambang Soesatyo, Yustinus menyatakan petugas harus menyelidiki pemilik sebenarnya.

Bambang sendiri sudah menyatakan pernah memakai Ferrari B 1 RED itu. Namun, Bambang menjualnya sekitar 1,5 atau 2 tahun lalu karena jarang mengendarainya.

“Bisa jadi kejadian begitu. Dulu kendaraan itu dibeli menggunakan nama orang lain. Kendaraan itu lalu berpindah tangan dan ternyata tidak dibayarkan pajaknya. Mungkin yang bersangkutan merasa aman karena ada yang mem-backing, tapi celakanya belum balik nama,” cetus Yustinus.

Sumber : metrotvnews.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: