Kemendag Terbitkan Izin Impor Garam Industri 2,37 Juta Ton

Jenis garam yang diimpor adalah garam industri. Impor dilakukan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri.

“Kami telah menerbitkan persetujuan impor garam industri sebanyak 2,37 juta ton,” ujar Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Oke Nurwan, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (8/2).

Izin impor garam diberikan ke 21 perusahaan yang terpilih. Penerbitan izin impor ini dijelaskan  berdasarkan alokasi yang disepakati dalam rapat kordinasi di Kemenko Maritim.

Oke menyampaikan garam industri tidak bisa dipindahtangankan. Bahkan, garam impor tersebut tidak boleh dijualbelikan di pasar konsumsi.

Aturan yang melarang garam industri diperjualbelikan ke pasar konsumsi sudah diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 125 tahun 2015 tentang ketentuan impor garam.

“Jika ada yang melanggar pemerintah akan memberikan sanksi,” tegas Oke.

Kepala Bagian Penelitian Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Hizkia Respatiadi mengatakan  garam impor seharusnya tidak dikenakan bea masuk. Mendatangkan garam impor dari luar negeri, katanya, merupakan langkah positif dalam memacu produktivitas pelaku industri.

“Selama ini, walaupun tidak dikenakan bea masuk, mereka dibatasi oleh kuota dan proses yang memakan waktu lama untuk izin impor,” ujar Hizkia.

Hizkia menilai pembebasan bea masuk atas garam impor menunjukkan komitmen pemerintah terhadap kemudahan berinvestasi di Indonesia.

Impor garam industri ini juga tidak bisa dilepaskan dari kualitas produksi garam yang dihasilkan para petani garam lokal ditanah air yang belum memadai.

“Keharusan untuk mengimpor tidak lepas dari belum mampunya para petani garam lokal untuk memenuhi kebutuhan para pelaku industri,” tegas Hizkia

Sumber : rmol.co

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: