Insentif Pajak Mobil Sedan, Menperin Targetkan Konsumsi dalam Negeri Meningkat 8%

https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 13 20 1858809 insentif-pajak-mobil-sedan-menperin-targetkan-konsumsi-dalam-negeri-meningkat-8-ol7ji2GOHA.jpg

Pemerintah akan segera mengeluarkan revisi strukturperpajakan industri automotif. Rencananya, mobil jenis sedan tak lagi masuk kategori barang mewah sehingga tak kena Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBm).

Adapun revisi struktur perpajakan industri sudah diberikan Kementerian Perindustrian kepada  Kementerian Keuangan sejak tahun lalu. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan, paket kebijakan ditargetkan keluar pada akhir bulan Februari.

“Mudah-mudahan akhir bulan ini bisa keluar paketnya,” ucap dia di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Dengan adanya bebas pajak barang mewah pada sedan ini, kata dia, akan meningkatkan daya beli masyarakat pada mobil ini. Selain itu, akan terjadi migrasi dari pengguna motor menjadi pengguna mobil karena harga sedan yang kompetitif. Dengan demikian, terjadi peningkatan konsumsi sedan di pasar domestik yang ditargetkan meningkat 8%.

“Ditargetkan minimal bisa naik 8% (konsumsi sedan dalam negeri),” ungkap dia.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan mobil jenis sedan di Indonesia pada tahun 2017 sebesar 9.000 unit dari keseluruhan penjualan semua jenis mobil sebesar 1.079.000 unit. Angka ini turun 34% dari tahun 2016 sebesar 13.000 unit.

Selain peningkatan konsumsi, lanjut dia, akan mendorong tingkat produksi mobil sedan di Indonesia. Ini juga akan berdampak pada peningkatan ekspor automotif Indonesia. Mobil sedan menjadi jenis mobil yang diminati pasar global, sedangkan produksi mobil domestik masih dikuasai jenis MVP.

“Nah sedan kita ingin ekspor misalnya untuk memasuki market di Australia, tetapi market di Australia itu baru bisa kita manfaatkan kalau domestik market untuk sedan juga berkembang, sehingga produk yang diproduksi akan kompetitif,” jelas dia.

Dia menjelaskan, market automotif di Australia menjadi peluang besar karena penutupan seluruh pabrik automotif negara kanguru tersebut. Padahal, pasar Australia mampu menyerap hingga 2 juta unit per tahun, di mana saat ini supply terbesar dari Thailand dan Jepang.

“Jadi peluang dan di sana demand-nya 2 juta. Di sana sedan dan pasar automotif itu besar. Peluangnya besar untuk Indonesia,” pungkasnya.

Sumber : okezone.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: