Kepercayaan Pebisnis & Konsumen Turun

TANTANGAN berat menghadang pemerintah untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017 sebesar 5,2%. Hal itu terjadi seiring dengan turunnya persepsi pebisnis dan konsumen di kuartal ketiga tahun ini dibanding kuartal sebelumnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, Indeks Tendensi Bisnis (ITB) kuartal ketiga diperkirakan sebesar 108,82, turun dari kuartal kedua yang tercatat 111,63. “ITB masih di atas 100, tetapi optimismenya agak turun dibanding kuartal kedua,” kata Kepala BPS Suhariyanto, Senin (7/8).

Penurunan optimisme bisnis terjadi karena harga komoditas yang mulai melemah pada kuartal II. Pebisnis juga mencemaskan order dari luar negri yang indeksnya diperkirakan di bawah 100. Pebisnis hanya berharap dari order dalam negeri  yang indeksnya masih di atas 100, yaitu 119,47. “(Menurut variabel pembentuk) harga jual produk masih berharap banyak ( di atas 100) dan order barang input juga di atas 100,” tambah dia.

Adapun sektor usaha yang paling optimistis kuartal III-2017 yaitu administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib, jasa keuangan dan asuransi, serta transportasi dan pergudangan. Sementara sektor usaha yang optimismenya paling rendah, yaitu jasa perusahaan, pertambangan dan pergalian, serta jasa pendidikan.

Tak hanya pebisnis, optimisme konsumen yang  tercermin melalui Indeks Tendensi Konsumen (ITK) kuartal III-2017 juga diperkirakan hanya 103,29. Angka itu jauh lebih rendah dari ITK kuartal II sebesar 115,92, dan turun dari ITK kuartal III-2016 sebesar 108,22. Penurunan ITK kuartal III karena tak ada lagi Tunjangan Hari Raya (THR) yang membuat pendapatan tidak bertambah sehingga berpengaruh pada rencana pembelian barang tahan lama.

Sumber : Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan komentar