Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyambangi Pasar Central di Medan, Sumatra Utara, Senin (7/8). Kunjungan yang dilakukan disela kegiatan sosialisasi empat pilar MPR RI di Medan itu dilakukan untuk mengetahui daya beli masyarakat Medan.
Zulkifli sempat berkunjung ke beberapa toko sembako, buah, dan pakaian. Sesekali ketua umum PAN itu menanyakan penjualan hari ini kepada para pedagang. Salah satunya, seorang pedagang sembako bernama Jubaidah.
Jubaidah mengeluhkan mahalnya garam dapur, dari harga Rp 4 ribu per kilo kini menyentuh angka Rp 8 ribu.
“Sekarang kosong Pak garam,” keluh wanita berusia 48 tahun itu ke Zulkifli.
Tak hanya itu, Jubaidah juga mengeluhkan tingkat pembeli yang cenderung menurun belakangan ini. Menurutnya, kelesuan pembeli ini mulai terasa sejak dua bulan lalu.
Keluhan serupa juga dilontarkan, Ainun (59) dan Ria Khairiah pedagang grosir kain brokat. Ainun mengaku, penjualan kain brokat sedang lesu. Dalam sebulan, biasanya dirinya bisa mengirim tiga rol kain dari Pasar Tanah Abang, Jakarta. Namun akhir-akhir ini, hanya pedagang Tanah Abang hanya meminta satu rol kain brokat. Kelesuan ini bahkan sudah terasa sejak tiga tahun terakhir.
“Sekarang omsetnya nggak menentu Pak,” kata Ainun.
Zulkifli kemudian menanyakan mengenai faktor persaingan usaha sebagai penyebab kelesuan. Namun begitu, Ainur menjawab bahwa tidak ada perubahan dalam hal persaingan. Permasalahan hanya bertumpu pada penjualan yang menurun karena pembeli yang berkurang.
“Sama saja Pak, yang belanjanya saja yang kurang,” kata Ainun.
Dalam kunjungannya, Zulkifli didampingi Direktur Utama PD Pasar Kota Medan, Rusdy Sinuraya, Ketua Fraksi PAN Mulfachri Harahap, dan Wasekjen PAN Salah Daulay.
Sumber : rmol.co
http://www.pemeriksaanpajak.com
Kategori:Berita Ekonomi

Tinggalkan komentar