Sri Mulyani ke PNS Pajak: Salah Kalau Tujuan Anda Mau Kaya

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengungkapkan kepada seluruh pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, mengenai prinsip kerja pemerintahan yang tidak memperkaya diri, namun lebih mengutamakan negara.

Hal tersebut disampaikan dalam acara Pengarahan Menteri Keuangan Dalam Rangka Pengamanan Penerimaan Pajak yang berlangsung di Auditorium Cakti Buddi Bhakti Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (31/10/2017).

Di hadapan seluruh pejabat eselon Ditjen Pajak, mulai dari yang di kantor pusat, maupun 341 Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP), dan 33 Kepala Kanwil Pajak, Sri Mulyani memastikan tujuan bekerja di Ditjen Pajak untuk menjadi kaya adalah hal yang salah.

“Kalau masuk Ditjen Pajak untuk kaya itu salah, karena itu merusak Republik dan juga keluarga anda, kalau anda masuk maka akan tahu setiap Republik lakukan mengenali menghargai memproteksi, itu adalah kecintaan Republik anda,” kata Sri Mulyani.

Dia menyebutkan, saat ini Kementerian Keuangan tengah melakukan reformasi perpajakan guna mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Ditjen Pajak yang merupakan isntitusi kredibel.

Wanita yang akrab disapa Ani ini menyebutkan, terdapat empat hal penting dalam melakukan reformasi perpajakan yang wajib dimengerti oleh seluruh pejabat pajak, salah satunya adalah mengenai Sumber Daya Manusia (SDM).

“Utusan SDM bukan bisa dipinggirkan, di dalam SDM ada kompetensi, integritas, profesionalitas, ada motivasi, SDM adalah penting,” jelas dia.

Pentingnya SDM, kata Sri Mulyani, pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) 37 telah memberikan berbagai upaya salah satunya dalam membangun SDM, mulai dari pendidikan, hingga belajar otoritas pajak di negera lain dalam menjalankan tugasnya.

“Kita kasih eksposur, karena ini aset berharga, kita perbaiki remunerasinya seperti 10 tahun lalu berharap remunerasinya saya menaikkan remunerasi bisa dihadapi dengan godaan, makanya masuk Ditjen Pajak untuk kaya itu salah,” tambah dia.

Dia meminta kepada seluruh pejabat Ditjen Pajak, mulai dari yang berada di Kantor Pusat, Kantor Wilayah, hingga Kantor Pelayanan Pajak untuk membangun SDM.

“Jadi SDM penting, oleh karena itu saya ingin menghadapi pimpinan seluruh Ditjen Pajak, mulai dari Dirjen, KPP, Kanwil, adalah pimpinan Ditjen Pajak, it’s your job itu agar SDM anda menjadi the real asset,” ungkap dia.

Reformasi perpajakan yang mesti dipahami oleh para pejabat pajak juga, mengenai bisnis proses dan struktur organisasi.

“Saat mengorganisir Ditjen Pajak itu tidak mungkin 341 KPP, Kanwil 33 tidak bisa terkoneksi dan bekerja sama dengan bisnis proses yang clear,” tutup dia.

Sumber : detik.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: