Konversi ke Kompor Listrik, Bappenas: Pola Kebiasaan Harus Diubah

Konversi ke Kompor Listrik, Bappenas: Pola Kebiasaan Harus Diubah

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menyatakan mekanisme konversi penggunaan bahan bakar elpiji ke kompor listrik untuk keperluan rumah tangga masih menunggu hasil kajian di lapangan. “Nanti kami lihat dulu di lapangan seperti apa. Tapi yang pasti harus ada kebiasaan mengubah pola (konsumsi bahan bakar),” katanya di kantornya, Jakarta Pusat, Senin, 13 November 2017.

Pernyataan Bambang itu menanggapi rencana pemerintah menyederhanakan golongan pelanggan listrik nonsubsidi terkait dengan upaya mendorong penggunaan kompor industri atau lebih dikenal dengan kompor listrik. Penggunaan kompor listrik diharapkan bakal menekan subsidi elpiji, yang belakangan angkanya terus membengkak.

Bambang membenarkan subsidi elpiji saat ini sangat besar. Selain itu, pasokan elpiji masih dipenuhi lewat impor. “Itu bebannya terlalu berat secara ekonomi,” tuturnya.

Menurut Bambang, penggunaan kompor listrik saat ini banyak dimanfaatkan kelompok rumah tangga berkapasitas listrik besar. Dengan rencana pemerintah mendorong lebih banyak konsumen yang beralih menggunakan kompor listrik sehingga menjangkau juga pelanggan listrik 450 volt ampere dan sebagian 900 volt ampere, maka beban pemerintah akan semakin berkurang.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan rencana penggunaan kompor listrik didorong membengkaknya angka impor dan subsidi elpiji. Angkanya melonjak dari Rp 7 triliun menjadi Rp 20 triliun.

Pemerintah mengklaim biaya per kalori penggunaan kompor listrik lebih rendah dari penggunaan elpiji 3 kilogram. Dampaknya, konsumsi rumah tangga akan lebih hemat dan efektif.

Keuntungan lainnya adalah kompor listrik memanfaatkan reaksi magnet dan energi listrik untuk menghasilkan panas. Daya yang dibutuhkan sekitar 300-500 watt.

Sumber : tempo.co

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: