Bangun Infrastruktur, Jangan Sampai Gali-Tutup Lobang

https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 23 320 1819361 bangun-infrastruktur-jangan-sampai-gali-tutup-lobang-v4XNZal0cd.jpg

Pemerintah diingatkan agar memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang mampu refinancing utang secara cepat, terkhusus yang didanai lewat utang. Dengan demikian, pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah tidak menjadi beban. Terlebih pendanaannya berasal dari pinjaman.

“Nah yang jadi soal adalah pemilihan proyek yang dikerjakan atau dibiayai dengan utang,” kata Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati ketika ditemui di Jakarta, Kamis (23/11/2017).

Enny mengkhawatirkan keseimbangan primer (primary balance) pemerintah sudah defisit. Artinya kemampuan utang dalam memberikan stimulus terhadap perekonomian sudah sangat rendah. “Ini persoalan awal,” kata Enny.

“Setelah pemerintah tambah utang lagi mestinya ini harus diprioritaskan untuk pembiayaan infrastruktur yang bisa refinancing. Supaya tidak menambah beban defisit keseimbangan primer. Dengan kata lain proyek-proyek infrastruktur pemerintah minimal bisa refinancing, tidak gali lubang tutup lubang,” paparnya.

Oleh karenanya, dia menilai sudah saatnya pemerintah membangun infrastruktur yang mampu refinancing dalam jangka pendek. Selain itu, pemerintah juga perlu memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang memiliki multiplier effect.

“Katakanlah misalnya kalau proyek-proyek yang dilakukan dalam jangka pendek bisa menciptakan lapangan kerja katakanlah sama-sama infrastruktur, tapi kalau infrastruktur ini banyak mempekerjakan atau perluas lapangan kerja, maka di sana akan timbulkan pendapatan untuk sumber konsumsi masyarakat sehingga ada peningkatan daya beli masyarakat,” ujarnya.

Peningkatan daya beli masyarakat ini, tambah Enny, akan menciptakan peningkatan produktivitas. Jadi sektor-sektor produksi menjadi bergerak. Ketika sektor produksi bergerak maka akan meningkatkan sumber penerimaan pajak yang bisa menjadi sumber penerimaan pemerintah.

Sumber : okezone.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: