Deretan Program Dirjen Pajak Baru Robert Pakpahan

Robert Pakpahan resmi menduduki jabatan baru sebagai Direktur Jenderal Pajak . Dia menggantikan Ken Dwijugiasteadi karena memasuk masa pensiun per 1 Desember 2017.

Menduduki pos penting, Robert banyak tantangan di depan, terutama menggenjot penerimaan pajak negara sampai tutup tahun di mana 2017 menyisakan satu bulan lagi.

“Jangka pendek, di sisa tahun 2017,  saya bakal mengamankan penerimaan pajak sebaik mungkin. Maka bisa menopang APBN, dan defisit bisa dipertahankan. Itu dulu, jangka pendek untuk penerimaan 2017,” kata dia setelah pelantikan.

Sementara,  tahun depan, Robert menjelaskan, sesuai dengan arahan Menteri Keuangan, dia akan membangun sistem perpajakan lebih kredibel dan transparan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Tahun depan, arahan Bu Menteri sangat jelas, kami akan bangun secara umum adalah membangun sistem perpajakan yang lebih kredibel, ” jelas  Robert.

Selain itu, dia berjani bakal meningkatkan kualitas pelayanan pajak bagi masyarakat disertai dengan langkah efisiensi dan menciptakan budaya kerja lebih efektif di Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

“Peraturan juga akan kami cek,  sudah ada beberapa diusulkan ke DPR. Perbaikan peraturan akan diteruskan,” ungkap lulusan STAN ini.

Terakhir, Robert bakal memperbaiki sistem informasi perpajakan. Menurut dia, aspek ini sangat penting dan akan berdampak langsung kepada penerimaan pajak.‎

“Juga harus diperbaiki dan sudah banyak improvement di sistem informasi DJP‎. Sistem informasi sangat sentral di dalam keberhasilan pemungutan pajak karena jumlah wajib pajak sangat banyak,” papar Robert.

Lahir di Tanjung Balai pada tanggal 20 Oktober 1959. Lulusan Diploma III Keuangan Spesialisasi Akuntansi Sekolah Tinggai Akuntansi Negara pada tahun 1981.

Kemudian melanjutkan pendidikan Diploma IV di kampus yang sama pada tahun 1985 hingga 1987. Meraih Gelar Doctor of Philosophy in Economics dari University of North Carolina at Chapel Hill, USA pada tahun 1998.

Sempat menjadi Tenaga Pengkaji Bidang Ekstensifikasi dan Intensifikasi Pajak pada tahun 2003 hingga tahun 2005. Kemudian menjabat sebagai Direktur Potensi dan Sistem Perpajakan hingga tahun 2006 dan Direktur Transformasi Proses Bisnis.

Selanjutnya dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara pada tahun 2011 dan 27 November 2013 menjadi Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan.

Seiring dengan penyempurnaan organisasi di Kementerian Keuangan pada 19 Maret 2015 dilantik sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kementerian Keuangan.

Sumber : indopos.co.id

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: