Pemerintah Korsel Menyesalkan Keputusan Uni Eropa Menetapkan Korsel sebagai “Surga Pajak”

Pemerintah Korsel Menyesalkan Keputusan Uni Eropa Menetapkan Korsel sebagai "Surga Pajak"

Pemerintah Korea Selatan menyesalkan keputusan Uni Eropa untuk menetapkan Korsel menjadikan salah satu negara dalam daftar hitam “surga pajak” bagi para penghindar pajak.

Pemerintah Korsel menyatakan keputusan Uni Eropa tidak memenuhi standar internasional dan juga melanggar kesepakatan internasional.

Oleh sebab itu, pemerintah Korsel bersama instansi terkait akan berjuang untuk membatalkannya karena hal itu melanggar kedaulatan perpajakan Korsel.

Kementerian Strategi dan Keuangan dalam rilis yang diberikan kepada media pada hari Rabu (6/12/2017) membantah keputusan dan dasar penetapan daftar hitam tersebut.

Kementerian Strategi dan Keuangan menuduh Uni Eropa telah menerapkan standar yang lain dengan proyek pertukaran informasi perbankan terkait perpajakan yang dilaksanakan 20 negara penting dan OECD untuk mencegah penghindaran pajak.

OECD membatasi proyek itu pada bisnis bank dan jasa, namun Uni Eropa memperluas lingkupnya sampai bidang manufaktur.

Pada kenyataannya sistem dukungan bagi investasi orang asing di Korsel tidak termasuk sebagai sistem perpajakan yang berbahaya dalam proyek OECD, berbeda dengan keputusan Uni Eropa.

Kementerian Strategi dan Keuangan Korsel juga menuduhUni Eropa melanggar kesepakatan internasional karena telah menyepakati untuk menerima hasil penilaian OECD dan G-20 pada Pertemuan OECD dan G20 pada bulan Februari lalu.

Kementerian Keuangan juga menegaskan bahwa Uni Eropa telah melanggar kedaulatan perpajakan dengan memaksa standar EU kepada negara bukan anggotanya.

Terkait perihal ‘kurangnya kejelasan’ dalam ssitem perpajakan dalam negeri yang disebutkan Uni Eropa , Kementerian Strategi dan Keuangan membantahnya dengan menyebut Korsel telah membentuk sistem pertukaran informasi yang efektif melalui perjanjian perpajakan yang luas dan juga menjamin kejelasan dalam administrasi perpajakan.

Selanjutnya, Kementerian Strategi dan Keuangan menjelaskan Korsel telah mengusulkan kepada Uni Eropa untuk memperbaiki sistem setelah bahaya dari sistem dibahas secara bersama-sama hingga tahun 2018.
Uni Eropa memasukkan Korsel dalam daftar hitam karena tidak berjanji untuk memperbaiki atau menghapusnya.

Pemerintah Korsel akan menangangi masalah ini dengan aktif dan berencana menyampaikan sikap Korsl itu dalam berbagai rapat internasional termasuk OECD.

Sumber : world.kbs.co

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:pajak dunia

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: