Tahun Politik, Ini yang Akan Dilakukan BI

Pertumbuhan Ekonomi

Tahun politik diprediksi berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Pengeluaran pemerintah akan lebih tinggi Sehingga mendorong aspek pergerakan ekonomi secara keseluruhan.

Bank Indonesia (BI) pun akan menjalankan perannya. “Baik pilkada atau pilpres, itu kan biasanya lebih bergeliat. Karena anggaran banyak keluar. Namun, BI tetap jaga stabilitas ekonomi,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Malang Dudi Herawadi di sela Diskusi Outlook Stabilitas Sistem Keuangan 2018 di Atria Hotel Malang, Senin (11/12).

Ada dua parameter bagi BI dalam menjalankan tugas dengan menjaga stabilitas nilai rupiah. Yakni, bagaimana harga barang dan jasa, serta bagaimana nilai rupiah dibandingkan dengan valuta negara lain.

Terkait perkembangan perekonomian di akhir 2017, Dudi mengungkapkan bahwa pada triwulan IV diperkirakan cenderung tumbuh dibanding triwulan III. “Diproyeksikan tumbuh di rentang 5,1 persen sampai 5,4 persen. Pengungkit pertumbuhan masih di dorong dari sektor industri pengolahan,” ungkap Dudi.

Meski pertumbuhan ekonomi cukup tinggi, namun pertumbuhan kredit masih di bawah 10 persen. Hal itu tidak seiring dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK). “Perbankan agak susah menyalurkan kreditnya. Kemungkianan di tahun 2018 kondisi ini tidak akan berbeda jauh,” ujar pria asal Sumedang itu.

Sementara terkait inflasi, Dudi memprediksi hingga akhir bulan masih akan dipengaruhi sejumlah komoditi. Seperti cabai, tomat, dan beras. Untuk itu, masyarakat diimbau agar mengendalikan tingkat konsumsinya.

“BI hanya mengimbau agar masyarakat bijak dalam mengonsumsi. Kalau kondisi di pasar (harga) terus naik, kalau bisa dialihkan. Jika biasanya makan garam, bawang banyak, ya dikurangi,” saran Dudi.

Plt Kepala Grup Riset, Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Retno Ponco Windarti menambahkan, secara nasional ada sejumlah faktor yang akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi pada 2018. Selain pilkada, momen Asian Games 2018 juga akan berpengaruh pada permintaan domestik. Khususnya sektor konsumsi. “Investasi pemerintah dalam bentuk proyek-proyek infrastruktur tetap akan mewarnai pertumbuhan investasi ke depan,” kata Retno.

Selanjutnya, ekspor diperkirakan tetap tumbuh namun melambat dibandingkan tahun ini. Dengan struktur ekspor yang masih bertumpu pada komoditas.

Sumber : jawapos.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan komentar