Diduga Ilegal, Kemendag Selidiki 8 Kontainer Bawang Putih Impor

https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 06 320 1868434 diduga-ilegal-kemendag-selidiki-8-kontainer-bawang-putih-impor-8OjZ9BiuRK.jpg

Petugas Direktorat Niaga Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyelidiki delapan kontainer bawang putih impor yang diduga ilegal atau menyalahi aturan administrasi.

“Ditemukan adanya dugaan pelanggaran administrasi,” kata Pelaksana tugas Direktur Tertib Niaga Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tata Niaga (PKTN) Kemendag RI Veri Anggrijono di Jakarta.

Veri menjelaskan awalnya petugas Direktorat Niaga Kemendag RI mengawasi post border terhadap salah satu importir yang diduga melanggar aturan pengiriman bawang putih di Pasar Induk Kramatjati Jakarta Timur pada Jumat 2 Maret 2018.

Selanjutnya, petugas memeriksa Pemberitahuan Impor Barang (PIB) yang tercantum pengiriman bibit bawang putih namun importir itu ikut memasukkan bawang putih. Veri menyebutkan petugas mengamankan 250 karung bawang putih di Pasar Induk Kramatjati dari jumlah total pengiriman sebanyak delapan kontainer atau 13.000 karung.

Dia mengungkapkan, pihaknya masih menelusuri sisa barang bukti bawang putih tersebut lantaran telah tersebar pada sejumlah daerah seperti Medan Sumatera Utara dan Malang Jawa Timur.

“Kita upayakan penarikan semuanya agar tidak mengganggu masyarakat,” ujar Veri.

Saat ini, Veri menegaskan Kemendag tidak mengatur impor benih dan belum mengeluarkan izin impor bawang putih. Namun petugas menemukan pola pengiriman bawang putih dengan modus izin bibit.

Veri menilai pengiriman bawang putih melalui impor bibit sebagai modus nakal yang dilakukan oknum importir agar meraup keuntungan. Importir itu menurut Veri berupaya mengelabui petugas dengan cara mencantumkan bibit pada PIB namun kenyataannya mengirimkan bawang putih kemudian menjual ke pasaran.

“Saat ini, kita sudah temukan salah satu importirnya,” ujar Veri.

Pelanggaran impor yang dilakukan ini sejatinya tak terkepas dari makin merangkan naiknya harga bawang putih di pasaran. Sejak minggu kedua Februari 2018, harga bawang putih sudah terasa meningkat.

Berdasarkan hargapangan.id, harga bawang putih di Jakarta menjadi yang tertinggi dengan Rp45.750 per kilogram. Daerah kedua tertinggi adalah Yogyakarta dengan Rp40.250 per kilogram.

Daerah lain yang juga mengalami kenaikan harga bawang putih yang tinggi adalah Maluku Utara dan Papua Barat dengan Rp38.750 perkilogram Seperti diketahui, hingga kini, Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan bawang putih dari dalam negeri.

Berdasarkan data BPS, luas lahan pertanian bawang putih di 2016 hanya mencapai 2.407 hektare. Angka ini bahkan menurun 6,09% dibandingkan lahan bawang putih yang tercatat seluas 2.563 hektare pada 2015

Sumber : okezone.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: