Tax Amnesty Capai Angka Tertinggi?

Hasil gambar untuk tax amnesty

Jakarta – Meskipun ada penolakan buruh terhadap kebijakan tax amnesty atau amnesti pajak, masyarakat umumnya merespon positif program pengampunan pajak ini.Total harta yang dilaporkan dalam program pengampunan pajak atau tax amnesty jelang akhirnya periode I telah menembus angka Rp3.096 triliun.

Pengamat Perpajakan sekaligus Direktur Eksekutif CITA Yustinus Prastowo menyatakan pencapaian tax amnesty di Tanah Air dari nilai pernyataan harta maupun uang tebusan adalah yang tertinggi di dunia. Benarkah yang tertinggi di dunia? Semoga.

Tanpa keraguan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim pelaksanaan Program Pengampunan Pajak (tax amnesty) di Indonesia merupakan yang tersukses dibandingkan negara lain di dunia yang pernah menerapkan kebijakan serupa, seperti Chile, misalnya. Menurut Presiden Jokowi, ada sekitar 6000 pengusaha yang mengemplang pajak.

Kebijakan tax amnesty Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menjadi sentimen positif ke perekonomian Indonesia. Sentimen tersebut memberi harapan ke nilai tukar rupiah yang saat ini menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga menembus angka Rp12.900/Dolar AS.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan, program tax amnesty di Indonesia telah melewati capaian dari yang pernah dilakukan beberapa negara lain. Padahal kebijakan pengampunan pajak di Tanah Air saat ini baru berlangsung satu periode dari tiga putaran. Capaian ini menurutnya sudah cukup untuk melewati raihan kebijakan pengampunan pajak di Chile yang diluncurkan tahun lalu.

Sampai Kamis (29/9/2016), dari total harta Rp3.096 triliun yang telah dilaporkan, harta yang berasal dari deklarasi dalam negeri mencapai Rp2.102 triliun dan deklarasi dari luar negeri mencapai Rp867 triliun. Sementara total harta yang melakukan repatriasi baru mencapai Rp128 triliun.Berdasarkan data resmi Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), jumlah harta tersebut berasal dari 286.992 surat pernyataan harta (SPH).

Sejauh ini, adanya tax amnesty mampu menarik arus modal yang masuk dari repatriasi ke dalam negeri. Tax Amnesty terbukti ampuh untuk menarik dana masuk ke dalam negeri di tengah situasi melemahnya perekonomian global. World Bank dan IMF menyatakan bahwa kondisi ekonomi global sedang rapuh. Sehingga, hal ini juga menimbulkan ketidakpastian bagi perekonomian nasional.

Publik berharap, para peserta tax amnesty tidak besar kepala, arogan dan merasa sebagai pahlawan (kesiangan) di negeri ini. Sebab selama ini, bertahun-tahun sebelum ada tax amnesty, mereka terbukti tidak membayar pajak atau bahkan sengaja melakukan pengemplangan pajak. Jangan lupa, jutaan rakyat tetap menjadi pembayar pajak yang baik dan justru para konglomerat, taipan dan pengusaha yang mengemplang pajak sehingga mendorong pemerintahan Jokowi membuat kebijakan pengampunan pajak. Gamblang dan terang bukan?

Para konglomerat dan pengusaha yang sangat diuntungkan oleh buruknya tata kelola pemerintahan era Orde Baru dan Orde Reformasi, termasuk dalam mengelola pajak, diharapkan terus ambil bagian dalam program pengampunan pajak ini. Para taipan dan konglomerat telah menjadi pelaku megaskandal BLBI Rp650 trilyun era Orde Baru, dan tax amnesty merupakan kemurahan hati pemerintahan bagi mereka kini.

Secara simbolik, keikutsertaan dalam tax amnesty adalah bukti kepercayaan kepada pemerintah dan rupiah. Tak mengherankan kalau rupiah menguat menyusul masuknya uang tebusan ke dalam negeri yang mencapai trilyunan rupiah.

Kita berharap total harta Rp3.096 triliun yang sudah dilaporkan Kemenkeu itu, bukan data dan angka yang kosong makna. Pada akhirnya, kepatuhan pajak dari para taipan dan konglomerat sangat diharapkan agar tidak ada dusta dan aneka masalah di antara masyarakat dan negara. (berbagai sumber)

Sumber : pengampunanpajak.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Pengampunan pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: