Pemerintah Segera Terbitkan UU Penunjang Sistem IT Perpajakan

Penulis Dewi `Dee` Lestari dan Menteri Keuangan Sri Mulyani berbincang bersama usai acara Dialog Perpajakan, Perlakuan Pajak Bagi Penulis dan Pekerja Seni Lainnya, di Gedung Ditjen Pajak,  Jakarta Selatan, 13 Agustus 2017. TEMPO/Alfan Hilmi.

Pemerintah tengah membentuk landasan hukum yang menjadi wadah pengembangan sistem teknologi informasi (IT) perpajakan pendukung tugas Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Sistem yang disebut Core Tax Administration itu pun dibahas dalam rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Perekonomian pada hari ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang mengikuti rakor tersebut menekankan pentingnya sistem Core Tax seiring peluasan database perpajakan. Pembahasannya, menurut dia, dilanjutkan di tingkat menteri setelah sebelumnya dibawa ke forum kabinet.

“Dari tingkat registrasi pembayar pajak, pengelolaan datanya sudah membutuhkan upgrade (peningkatan) sistem IT,” ujar Sri Mulyani usai rakor tersebut, Senin, 18 September 2017.

Sistem Core Tax Administration pun diperlukan untuk mengatasi peningkatan jumlah pembayar pajak yang sudah lebih dari tiga kali lipat.

Urgensi penerapan sistem itu juga untuk menghadapi otomatisasi pertukaran informasi perpajakan atau Automatic Exchange of Information (AEoI). Core Tax juga diharapkan bisa menutupi keterbatasan sistem informasi Ditjen Pajak (SIDJP) dalam pelaksanaan sejumlah fungsi kritis, seperti pemeriksaan dan penagihan.

“Jadi bagaimana membuat suatu sistem keseluruhan, mulai dari registrasi, pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT), sampai pembayaran pajak, auditing, melakukan payment dan repayment kalau kita harus lakukan pengembalian,” tutur Sri Mulyani.

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini mengharapkan aturan penunjang sistem administrasi Core Tax bisa rampung dibahas pada Oktober 2017 mendatang.

Pengembangan sistem  perpajakan Core Tax diketahui menjadi salah satu komponen vital program reformasi Pembahasannya yang telah memasuki fase desain itu diperkirakan memakan waktu enam hingga tujuh bulan hingga rampung.

Sumber : tempo.co

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: