Pangkas Layer Cukai Rokok

Jakarta. Terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 146 Tahun 2017 yang mengatur penyederhanaan sistem struktur cukai pada 24 Oktober 2017 lalu disambut positif. Namun begitu, waktu pelaksanaan beleid tersebut yakni pada 2021 dinilai terlalu lama.

Wakil Ketua Lembaga Demografi Universitas Indonesia (UI) Abdillah Hasan mengatakan, dengan PMK ini maka pemerintah telah melaksanakan rencana penyederhanaan struktur cukai secara jelas. “Sebenarnya itu arahnya bagus. Tapi waktunya, terlalu lama, harusnya sampai tahun 2019, sebelum pemerintahan ganti,” katanya, Rabu (10/1).

Abdillah juga menilai, struktur tarif cukai yang menjadi lima layer pada 2021 terlalu banyak. Dia mengusulkan sebaiknya golongan sigaret kretek mesin (SKM) dan sigaret putih mesin (SPM) digabungkan menjadi satu. Kemudian sistem struktur cukai sigaret kretek tangan (SKT) disederhanakan menjadi dua golongan saja.

Sumber: Harian Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Artikel

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: