BI dan Pemprov DKI Kembangkan OK OTax

BI dan Pemprov DKI Kembangkan OK OTax

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bersama Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta akan mengembangkan penerimaan pajak daerah secara nontunai. Dengan begitu, diharapkan penerimaan pajak daerah di DKI Jakarta dapat meningkat, lebih transparan, dan akuntabel.

Pernyataan ini disampaikan Gubernur BI, Agus DW Martowardojo seusai menghadiri acara serima terima jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan BI DKI yang baru, Trisno Nugroho dari pejabat yang lama Doni Primanto Joewono yang juga dilantik menjadi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat.

Pengembangan penerimaan pajak daerah secara nontunai melalui program OK OTax ini menjadi tugas khusus yang diberikan kepada Kepala Perwakilan BI Provinsi DKI yang baru.

Agus mengatakan provinsi yang paling awal menjalankan gerakan nasional nontunai dengan melakukan pengeluaran pemerintah daerah secara nontunai adalah DKI Jakarta. Langkah Provinsi DKI Jakarta, kemudian diikuti oleh pemerintah daerah lainnya.

Oleh karena itu, ia menyambut baik ketika ada rencana untuk melakukan penerimaan pajak daerah dilakukan secara nontunai melalui program OK OTax.

“Pak Gubernur meminta kami mensupervisi untuk melakukan penerimaan pajak daerah dilakukan secara nontunai dan lebih transparan. Program OK OTax yang sedang kita diskusikan. Kami sedang bersama-sama dengan Pemprov DKI, nanti insya Allah pengelola hotel, restoran maupun retail dapat melakukan kegiatan transaksi lebih efisien,” kata Agus seusai acara sertijab di Gedung BI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (14/3).

Diharapkan, dengan program ini, kewajiban membayar pajak kepada pemerintah daerah akan semakin mudah, transparan, dan akuntabel.

Tugas baru yang diemban pejabat baru BI Provinsi DKI, menurut Agus, adalah tetap menjadikan Pemprov DKI sebagai mitra strategis terkait isu-isu ekonomi keuangan, moneter, makro prudential, sistem pembayaran dan upaya pengedaran uang rupiah ke seluruh wilayah DKI Jakarta.

“Kami juga menyambut baik kehadiran Gubernur DKI di sini, sehingga kita mempunyai optimisme bahwa DKI yang selama ini telah mempunyai kinerja ekonomi, khususnya pertumbuhan ekonomi, pengelolaan inflasi, peredaran uang, yang baik menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Tak lupa juga, ia meminta Trisno bersama Gubernur DKI bersama-sama menyukseskan perhelatan Asian Games 2018, yang akan digelar di Jakarta pada 18 Agustus mendatang.

Anies menegaskan, akan meneruskan kerja sama yang telah dibangun selama ini di bawah kepemimpinan Doni P Joewono dan akan dilanjutkan dalam kepemimpinan Trisno Nugroho. Salah satunya adalah kerja sama dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

“TPID, salah satu tim yang kerja sama antara Pemprov DKI dengan BI. Dan kita akan bantu terus memastikan inflasi di Jakarta tetap terkendali,” kata Anies.

Kemudian, meneruskan program pengembangan transaksi atau kegiatan pembayaran nontunai. Dengan anggaran sebesar Rp 77,1 triliun, manajemen pembayaran nontunai menjadi alat untuk memastikan rencana terlaksana sesuai target dan terjaga integritasnya.

“Kita masih banyak pekerjaan rumah di Jakarta. Dari mulai soal kemiskinan sampai pengendalian harga. Kita apresiasi sekali dukungan BI,” ujarnya.

Selain OK OTax, ia ingin mengembangkan kegiatan transaksi transportasi umum bisa nontunai di Jakarta, sehingga memudahkan warga Jakarta berpindah dari satu transportasi ke transportasi umum lainnya. Juga memudahkan Pemprov DKI dalam pengelolaan keuangan di bidang transportasi.

Sumber : beritasatu.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: