Fakta! Pajak E-Commerce Dibebankan ke Pembeli, Bukan Perusahaan

Start up e-commerce pertama yang bakal melantai di pasar modal, PT Kioson Komersial Indonesia tidak mempermasalahkan pungutan pajak yang bakal dikenakan kepada bisnis e-commerce. Aturan pungutan pajak bagi e-commerce saat ini tengah digodok oleh Pemerintah.

“Terkait pajak e-commerce buat kita enggak masalah karena kita melakukan transaksi ini,” kata Direktur Utama Kioson Jasin Halim di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (7/9/2017).

Menurut Jasin, beban pungutan pajak e-commerce, justru akan lebih dirasakan mitra penjualannya. Pasalnya, setiap transaksi yang dilakukan oleh para mitra Kioson inilah, yang akan dikenakan beban pajak. “Secara e-commerce buat kita tidak terpengaruh sama sekali,” lanjutnya.

Sekadar informasi, Pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2017 mengatur tentang peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik atau Road Map e-commerce bakal mengatur pungutan pajak bagi e-commerce.

Rencananya, skema pungutan pajak bagi e-commerce bakal selesai pada akhir bulan ini. Tujuannya, agar target penerimaan pajak sebesar Rp1.609,4 triliun di tahun 2018 tercapai. Pemerintah menilai pajak e-commerce adalah sektor yang dapat dikejar untuk meningkatkan penerimaan perpajakan.

Sumber : okezone.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: