Tingginya Rasio Pajak Sangat Tergantung pada Harga Komoditas

Menkeu Tambah Sektor Usaha Penerima Insentif Pajak – Nalar.ID

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Febrio Nathan Kacaribu menyebut tingginya rasio pajak di Tanah Air sangat bergantung dengan tingginya harga komoditas. Sebab, jika harga komoditas merosot maka rasio perpajakan bakal alami tekanan.

“Sudah bertahun-tahun harga komoditas belum pulih meski ada beberapa yang pulih seperti CPO naik tapi baru beberapa bulan terakhir. Tapi biasanya memang kalau harga komoditas bagus, tax ratio bagus,” kata dia dalam video conference di Jakarta, Kamis (1/10).

Seperti diketahui, rasio pajak adalah perbandingan atau persentase penerimaan pajak terhadap PDB. Jika rasio pajak rendah, maka penerimaan pajak di Indonesia juga rendah.

Dia menyadari rasio pajak di Indonesia memang mengalami tekanan atau menjadi terendah jika dibandingkan negara-negara di dunia. Rendahnya rasio perpajakan juga dikarenakan banyaknya insentif pajak yang diberikan pemerintah tahun ini.

Di samping itu, basis pajak juga perlu pembaruan. Ini harus dilakukan secara bertahap, meskipun tahun ini sudah jelas dampak pandeminya cukup besar risikonya terhadap penerimaan pajak. Pemerintah juga berhati-hati ketika mengenakan pajak ke sektor usaha

“Ini keseimbangan yang tidak gampang dilakukan,” tandas dia.

Rasio Perpajakan RI Paling Rendah

Sebelumnya, Febrio juga sempat bahwa rasio perpajakan Indonesia paling rendah di antara negara-negara di dunia. Padahal, secara pendapatan domestik bruto (PDB) berada di urutan ke-16 di dunia.

“Ini sungguh menyedihkan, kita nomor 16 di dunia dari PDB, tapi ratio perpajakan mirip Uganda,” kata Febrio dalam Webinar Apindo bertema ‘Peran Kebijakan Akselerasi Produk Inovasi Di Era New Normal’, Jakarta, Jumat (19/6).

Hal ini diungkapkan Febrio lantaran banyaknya permintaan pemberian insentif fiskal dalam berbagai kesempatan. Baik itu yang dilakukan perusahaan kecil maupun perusahaan besar.

“Kalau semua minta insentif (fiskal) dari perusahaan besar dan perusahaan kecil ya susah,” kata dia

Sumber: merdeka

http://www.pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: